Mini Market Wajib Melek, Pemkab Beltim Bakal Bikin Aturan Seputar Kantong Plastik

- 27 April 2024, 14:17 WIB
Ilustrasi kantong plastik
Ilustrasi kantong plastik /ist

JABEJABE, BELTIM | Kabupaten Belitung Timur memperingati Hari Bumi Sedunia tahun 2024 dengan melakukan Gerakan Penanaman Pohon dan sapu bersih sampah plastik di Pantai Nyiur Melambai Desa Lalang Kecamatan Manggar, Jum’at 26 April 2024.

Dilansir dari Diskominfo SP Beltim, gerakan penanaman pohon dan sapu bersih dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar. Gerakan ini turut melibatkan puluhan siswa SD dan SMP dari Kecamatan Damar, Simpang Pesak dan Simpang Renggiang.

Sesuai dengan tema yang diangkat pada peringatan tahun ini yakni Earth versus Plastics, Pemkab Beltim akan terus berkomitmen untuk ikut mengurangi sampah plastik. Salah satunya dengan penerapan larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai.

“Ke depannya kami akan membuat aturan untuk pusat-pusat penjualan, seperti mini market atau supermarket mengurangi pengunaan kantong kresek plastik. Jadi nanti orang yang berbelanja akan menggunakan kantong kresek berbayar,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Novis Ezuar, saat Peringatan Hari Bumi di Pantai Lalang, Jum’at 26 April 2024.

Aturan dalam bentuk Peraturan Bupati (Perbup) itu akan diterapkan secara bertahap pada mini dan super market. Barulah setelah Masyarakat teredukasi akan diterapkan bagi pasar-pasar tradisional.

Baca Juga: KPU Beltim Buka Pendaftaran PPK dan PPS pada Pilkada 2024, Ketua DPRD Fezzi: Kalau Bisa Ganti-gantian

“Tahun depan Perbupnya kita terapkan. Saat ini kita tengah menggodok sekaligus mengedukasi masyarakat untuk mulai membiasakan membawa kantong dari rumah,” ujar Novis.

Selain itu pula Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Beltim akan kembali menggalakkan Bank Sampah. Di mana masyarakat akan diajarkan mengenai sisi ekonomis mendaur ulang sampah plastik.

“Plastik-plastik inikan sebenarnya ada yang bisa didaur ulang dan punya nilai ekonomis. Nanti akan ada pembentukan ikatan pemulung di Kabupaten Beltim, di mana mereka akan mengkoordinir penjualan sampah plastic untuk dijual ke luar Pulau Belitung,” ungkap Novis.

Budaya Peduli Sampah Plastik Harus Dari Pemerintah

Halaman:

Editor: Subrata


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini